
Bara Books dengan bangga mengumumkan bahwa penulis kami, Kaisar Deem, berhasil meraih Dermakata Awards 2025 untuk kategori Fiksi melalui kumpulan cerpennya Jose Kecil dalam Dirimu dan Cerita-Cerita Lainnya. Kemenangan ini menjadi capaian penting, tidak hanya bagi penulis, tetapi juga bagi Bara Books yang terus berupaya menghadirkan karya-karya sastra yang kritis, menggugah kesadaran, dan berakar pada kenyataan sosial.
Dalam penilaian para juri, yang diketuai oleh sastrawan Okky Madasari, karya Kaisar Deem menonjol karena kekuatan narasi yang berbasis pada ingatan sejarah dan pengalaman kemanusiaan yang getir. Cerpen-cerpen dalam buku ini menghadirkan dunia yang rapuh tetapi penuh perlawanan, terutama melalui tokoh Jose—seorang bocah penyintas kekerasan di Timor Leste—yang menjadi simbol luka bangsa dan sekaligus keteguhan manusia untuk tetap hidup. Para juri menilai bahwa tulisan-tulisan Kaisar Deem memberikan ruang refleksi yang luas tentang sejarah kelam, memori kolektif, dan kesadaran moral yang semakin langka dalam karya-karya fiksi kontemporer.
Kaisar Deem dinilai berhasil menyajikan fiksi yang jujur, menggugah, dan tidak terjebak dalam glorifikasi peristiwa sejarah. Ceritanya justru menawarkan pandangan yang lebih intim: bagaimana kekerasan, kehilangan, dan ingatan bekerja dalam diri manusia. Kesederhanaan bahasanya justru mempertegas kedalaman pesan yang dibawanya, menjadikan karya ini bukan sekadar fiksi, melainkan pernyataan moral tentang pentingnya mengingat, memahami, dan berdamai dengan sejarah.

Jose Kecil dalam Dirimu dan Cerita-Cerita Lainnya dieditori oleh Firdausya Lana dan Wida Setya Purnama, memiliki ISBN 978-623-5853-56-7, dan berjumlah 142 halaman. Melalui kemenangan ini, Kaisar Deem menerima piagam penghargaan serta hadiah sebesar Rp 35.000.000 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap perkembangan sastra Indonesia.
Bagi Bara Books, penghargaan ini merupakan penegasan bahwa karya sastra yang berani, kritis, dan memihak pada kemanusiaan tetap memiliki tempat terhormat. Kami akan terus menghadirkan bacaan alternatif yang menggugah kesadaran dan perlawanan—sebagaimana semangat kami: Baca! Bakar!